PENGLIHATAN SEORANG WANITA BERUMUR 90 TAHUN DARI NORWEGIA

Penglihatan ini diterima di tahun 1960-an, tepatnya tahun 1968 saat penglihatan ini dicatat.

Saya melihat waktu sebelum kedatangan Yesus dan pecahnya Perang Dunia Ketiga. Saya melihat kejadian dengan mata saya. Saya melihat dunia seperti semacam bola dunia dan melihat Eropa, bangsa demi bangsa. Saya melihat Skandinavia. Saya melihat Norwegia. Saya melihat hal-hal tertentu yang akan terjadi sebelum kembalinya Yesus, dan sesaat sebelum bencana terakhir terjadi, sebuah bencana yang tidak pernah kita alami sebelumnya.

 

Dia menyebutkan ada empat gelombang:

 

  1. Pertama, sebelum Yesus datang dan sebelum Perang Dunia Ketiga pecah, akan ada “détente”(pengurangan hubungan ketegangan, terutama dalam situasi politik) seperti yang belum pernah kita alami sebelumnya. Akan ada kedamaian antara kekuatan super di timur dan barat, dan akan ada kedamaian yang panjang. {Catatan: Ingat, bahwa penglihatan ini dicatat pada tahun 1968 saat perang dingin berada pada titik tertinggi.} Dalam periode damai ini, akan ada pelucutan senjata di banyak negara, termasuk di Norwegia dan kita tidak akan siap ketika perang tiba. Perang Dunia Ketiga akan mulai dengan cara yang tidak terduga – dan dari tempat yang tak terduga.

 

  1. Suam-suam kuku tanpa kesejajaran akan menguasai orang-orang Kristen, yang menyebabkan jatuhnya iman Kristen sejati. Orang-orang Kristen tidak akan suka dengan khotbah yang tajam. Mereka tidak mau, tidak seperti dulu yang ingin mendengar tentang dosa dan anugerah, hukum dan Injil, pertobatan dan pemulihan. Namun Akan ada yang menggantikannya: Injil kemakmuran (kebahagiaan) kekristenan.

 

Yang menjadi hal penting adalah untuk menjadi sukses, menjadi seseorang yang berhasil; Untuk memiliki hal-hal materi, hal-hal yang Tuhan tidak pernah janjikan kepada kita dengan cara ini. Gereja dan rumah doa akan semakin kosong dan kosong. Sebagai ganti khotbah yang telah kita sampaikan selama beberapa generasi (yaitu untuk memikul salib dan mengikut Yesus), adalah hiburan, seni dan budaya akan menyerang gereja-gereja yang seharusnya menjadi tempat berkumpul untuk pertobatan dan kebangunan rohani. Hal ini akan meningkat secara nyata tepat sebelum kembalinya Yesus.

 

  1. Akan ada disintegrasi moral yang tidak pernah dialami Norwegia lama. Orang-orang akan hidup bersama tanpa diberkati dalam pernikahan. {Catatan oleh Minos: Saya tidak percaya konsep “tempat tinggal bersama” ada pada tahun 1968} Banyak kenajisan sebelum pernikahan terjadi, dan banyak perselingkuhan dalam pernikahan yang akan menjadi hal yang wajar atau biasa dan akan dibenarkan dari setiap sudut. Ia bahkan akan memasuki lingkaran Kristen dan diterima – bahkan berbuat dosa melawan alam. Tepat sebelum Yesus kembali, akan ada program TV seperti yang belum pernah kita alami. {Catatan: TV baru saja tiba di Norwegia pada tahun 1968.}

 

TV akan dipenuhi dengan kekerasan yang mengerikan sehingga mengajarkan orang untuk membunuh dan menghancurkan satu sama lain, dan di jalan-jalan kita menjadi tidak aman. Orang akan meniru apa yang mereka lihat. Tidak akan ada hanya satu “stasiun” di TV, akan diisi dengan banyak “stasiun”. {Catatan: Dia tidak tahu kata “channel” yang kita gunakan saat ini. Oleh karena itu dia menyebutnya stasiun radio.} TV akan seperti radio dimana kita memiliki banyak “stasiun”, dan akan dipenuhi dengan kekerasan. Orang akan menggunakannya untuk hiburan. Kita akan melihat adegan mengerikan pembunuhan dan penghancuran satu sama yang lain dan ini akan menyebar di kalangan masyarakat. Adegan seks juga akan ditampilkan di layar, hal paling intim yang terjadi dalam sebuah pernikahan. Kemudian wanita tua itu berkata: “Itu akan terjadi, dan kau akan melihatnya. Semua moral yang kita miliki sebelumnya akan terpecah-pecah dan hal yang paling tidak senonoh akan lewat di depan mata kita.

 

  1. Orang-orang dari negara-negara miskin akan hijrah ke Eropa. {Catatan: Pada tahun 1968 tidak ada yang namanya imigrasi.} Mereka juga akan datang ke Skandinavia – dan Norwegia. Akan ada begitu banyak dari mereka sehingga orang akan mulai membenci mereka dan menyulitkan mereka. Mereka akan diperlakukan seperti orang Yahudi sebelum Perang Dunia Kedua. Kemudian dosa-dosa kita akan mencapai puncaknya.

Air mata mengalir dari mata wanita tua dan pipinya saat dia berkata: “Saya tidak akan melihatnya, tapi kau akan melihatnya. Ini akan terjadi sesaat sebelum Yesus kembali dan Perang Dunia III dimulai. ”

 

PERANG DUNIA 3
Kemudian dia meneruskan untuk membagikan penglihatannya dan mengatakan bahwa ini akan menjadi perang yang sangat singkat. Semua perang yang ada sebelumnya hanyalah permainan anak-anak dibandingkan dengan yang satu ini, dan akan berakhir dengan bom atom nuklir. Udara akan sangat tercemar sehingga orang tidak bisa bernapas. Ini akan mencakup beberapa benua; Amerika, Jepang, Australia dan negara-negara kaya. Air akan terkontaminasi. Tanah di tempat ini tidak bisa lagi digunakan untuk menanam makanan. Hasilnya adalah hanya daerah kecil yang tersisa yang bisa digunakan untuk menumbuhkan makanan. Sisa-sisa yang bertahan di negara-negara kaya akan mencoba melarikan diri ke negara-negara miskin, tapi mereka akan sama kerasnya dengan kita sebagaimana kita memperlakukan mereka, dan akan menolak untuk menerima orang-orang yang mencari perlindungan.

 

Saya sangat senang karena saya tidak akan hidup untuk melihatnya, tapi ketika waktunya semakin dekat, kau (Emanuel Minos) harus berani dan berkeliling untuk menceritakan penglihatan yang sudah saya lihat kepada orang-orang.

Saya telah menerimanya dari Tuhan dan tidak ada yang bertentangan dengan apa yang Alkitab katakan.

 

Orang yang dosanya diampuni dan memiliki Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan, aman.

 

[Akhir dari penglihatan]

Note: Penglihatan ini dicatat oleh seorang bernama Emanuel Minos pada tahun 1968, seorang penginjil dari Norwegia yang saat itu sedang mengadakan KKR.

Sumber: http://www.eaec.org/desk/09-17-2014.htm

Related posts