Mazmur 118 Profetis Tahun 2018 – Pst. Steve Cioccolanti

Kita sekarang berada pada zaman di mana orang-orang jahat justru digambarkan sebagai korban dan orang-orang tak bersalah. Dan ini adalah masalah yang tidak bisa didamaikan, mengapa demikian? Ini semua karena kebencian. Saat ini orang-orang Yahudi sedang dibenci oleh dunia dan bahkan siapapun yang terkait atau terhubung dengan bangsa Yahudi juga dibenci.

Sekarang, ini mengarah ke mana? Semua mengarah kepada Yehezkiel 38, yang adalah perang yang akan terjadi berikutnya di masa mendatang. Kita sudah menunggu penggenapan ini selama 2500 tahun di mana dikatakan bangsa-bangsa sekeliling Israel akan menyerangnya. Lalu apa yang menghalangi semua ini terjadi?

Saat ini golongan Sunni dan Syiah sedang berperang sendiri. Musuh sedang berperang sendiri, seperti yang dikatakan dalam alkitab. Demikian juga yang terjadi dengan Suriah dan Yaman, Arab Saudi dan Iran…

Setelah pernyataan Trump beberapa saat lalu, sekarang kelompok ini sedang berusaha untuk berdamai dan bersatu. Mereka merasa memiliki musuh yang sama, maka dari itu mereka ingin bersatu. Sepertiyang disinyalir oleh berita dunia, Iran sekarang memprioritaskan masalah Yerusalem. Dan menurut Pst. Steve dalam video mengatakan bahwa Recep Erdogan untuk saat ini adalah figure yang paling mendekati dengan sosok anti-kris. Banyak pengajar akhir zaman di Amerika mengatakan bahwa anti-kris muncul dari wilayah Eropa. Pandangan Eurocentric (Eropa) adalah sudut pandang orang Amerika, sedang alkitab memiliki sudut pandang timur tengah. Jadi sosok anti-kris adalah orang timur tengah bukan orang Eropa.

Erdogan mengatakan bahwa pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah “garis merah” bagi umat islam. Dalam artian, apabila garis itu dilewati maka yang dimaksud adalah Perang. Selama pertemuan 57 anggota dalam Organisasi Islam, Erdogan memanggil untuk mengakhiri kekuasaan Israel atas Yerusalem timur dan ia mengatakan  “…bahkan kita bisa kehilangan Mekah, jika mereka terus menguasai Yerusalem…” Apa yang Erdogan bicarakan di sini?? Ingatlah saudara, alasah para pembenci membenci dan para penindas meninda adlaah karena mereka takut kepada kita. Seperti halnya dalam kasus ini, mereka takut dengan Israel yang memiliki kekuatan bahkan bisa menguasai Mekah. Walaupun kenyataannya, hampir semua orang yahudi tidak peduli dengan mekah ataupun Medina. Mereka ketakutan sendiri sehingga membayangkan hal-hal yang bahkan tidak kita pikirkan.

Pst. Steve sendiri tidak sepenuhnya setuju dengan gambar di atas, namun gambar ini cukup untuk menunjukkan apa yang akan terjadi nanti sesuai kitab Yehezkiel 38. Turki adalah Sunni, Iran adalah Syiah, mereka yang saling berperang ini bergabung untuk menyerang Israel.

Gog dan Magog masih misteri. Bagi Amerika, siapapun yang tidak disukainya disebut Gog. Orang-orang menghubungkan Gog dengan orang ‘Scythia’ yang terbentang mulai Asia, Mongolia sampai Korea. Bisa jadi Korea memang termasuk di dalamnya dan merupakan pemicu, sepertinya Kim Jong Un adalah boneka untuk permainan dunia ini. Anehnya, Kim Jong Un sampai sekarang tidak ada yang menyingkirkan padahal dengan mudah semua bisa melakukannya, seperti Cina ataupun Rusia misalnya. Dunia seperti membutuhkannya untuk memicu sesuatu. Seperti halnya perang dunia I dan II yang dipicu oleh masalah yang tidak penting.

Mari sekarang kita masuk ke dalam Alkitab:

Mazmur 69:4 Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan lebih banyak dari pada rambut di kepalaku; terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku, yang memusuhi aku tanpa sebab; aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas.

Ayat di atas persis seperti yang sedang terjadi sekarang. Kita orang Kristen dan juga orang Yahudi dibenci dunia tanpa alasan dan kalimat terakhir => “aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas” seperti menggambarkan Yerusalem, yang mana Israel tidak pernah merampasnya tetapi dunia memaksanya untuk mengembalikannya.

Mazmur 109:3 dengan kata-kata kebencian mereka menyerang aku dan memerangi aku tanpa alasan

Israel tidak pernah meyerang bansa lain kecuali mereka diserang terlebih dahulu. Israel hanya menanggappi dari serang-serangan yang dilancarkan oleh musuh, namun orang-orang selalu membenci Israel. Seperti halnya Hamas yang membenci Israel, demikian kita juga mengalami demikian, orang-orang membenci kita pengikut Kristus. Yan terjadi pada Israel juga terjadi pada kita.

Ayat di atas juga merupakan nubuatan mesias (Messianic Prophecy), di mana Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa Ia dibenci tanpa alasan. Kata “aku” pada ayat di atas adalah, Yesus. Dan yang membenci tanpa alasan ini juga disebut anti-Mesias atau anti-kristus.

Yeremia 14:19 Telah Kautolakkah Yehuda sama sekali? Telah merasa muakkah Engkau terhadap Sion? Mengapakah kami Kaupukul sedemikian, hingga tidak ada kesembuhan lagi bagi kami? Kami mengharapkan damai sejahtera, tetapi tidak datang sesuatu yang baik; mengharapkan waktu kesembuhan, tetapi hanya ada kengerian!

Mari kita teliti ayat di atas. “Telah merasa muakkah Engkau terhadap Sion?” Berapa banyak orang yang enggan menyebut kata” Sion/Zion/Zionisme”? Mereka membencinya.

Kalimat selanjutnya dalam ayat di atas benar-benar seperti yang sedang terjadi di masa ini:

mengharapkan waktu kesembuhan, tetapi hanya ada kengerian!”

Dalam terjemahan Bahasa Inggris, kata ‘kengerian’ di terjemahkan dalam kata ‘terror’ yang hari ini kita sebut dengan terorisme.

Orang-orang Yahudi mencari kedamaian tetapi musuh mereka tidak akan pernah memberikannya, tidak ada kedamaian. Seperti halnya hamas, yang tidak akan pernah memberikan kedamaian – mereka adalah teroris spiritual. Tuhan akan berperkara dengan mereka di tahun ini.

Janganlah kita kagetapabila kita mengalami ketidak-adilan, walaupun saudara melakukan kebaikan. Itu semua sudah dialami oleh Yesus ketika di bumi

Yohanes 10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

Tuhan yang akan berurusan dengan mereka…

1 Tesalonika 5:3 Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman–maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin–mereka pasti tidak akan luput.

“Damai dan aman” adalah kata kuncinya di sini, kata kunci yang berhubungan dengan sakit bersalin di akhir zaman – seperti yang Yesus katakan.

Resolusi PBB juga menyebutkan “menyatukan untuk perdamaian” yang mempromosikan “damai dan aman”

Siapakan “mereka’ yang dimaksud di sini? Tentu adalah orang yang mengatakannya.
“Tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan” = Kemenangan kita

Bagaimana pengajar akhir zaman melewatkan hal ini? Mengapa para pengajar akhir zaman terus mengatakan “kita akan mengalami masa sulit…kesusahan…”? Kita sekarang sedang mengalaminya! Sudah di dalamnya! Kita sudah dianiaya dan mengalami ketidakadilan setiap saat!

Akhir zaman adalah pembenaran Elohim dan merupakan resolusi kelanjutan dari aniaya dan siksaan. Kebinasaan mereka yang tiba-tiba bukanlah kebinasaan kita, jadi kebinasaan mereka yang tiba-tiba adalah kemenangan kita yang tiba-tiba.

Kemudian => “…mereka pasti tidak akan luput.” Menyiratkan bahwa ada kelompok yang luput! Benar?

Lihat saja di alkitab, Nuh luput dari air bah, Lot luput dari pembinasaan Sodom. Saudara tidak bisa berkata “ oh Lot harus melalui pembinasaan Sodom…karena ia belum cukup menderita” Salah! Lot sudah menderita setiap harinya, apakah saudara mengerti itu? Dikatakan bahwa jiwanya menderita setiap hari karena dosa-dosa orang-orang di Sodom. Maka dari itu pembebasannya adalah ia diambil keluar dari penghukuman bagi orang-orang berdosa itu.Tidak ada contoh lain lagi di alkitab….dan tidak peduli apa kata orang meskipun orang tersebut bersaksi bahwa ia mendapat penglihatan bahwa bertemu dengan Yesus…TETAPLAH PEGANG ALKITAB.

Akhir zaman adalah hukuman untuk orang-orang jahat dan BUKAN untuk orang-orang benar, karena orang-orang benar terus menderita dengan tidak adil dan mereka ini masih memiliki iman yang teguh kepada Tuhan.

Ester dan Mordekai luput dari kejahatan Haman. Pada tahun 70 masehi orang-orang Kristen luput dari penghancuran Yerusalem saat itu, tidak ada orang Kristen yang meninggal. Itu semua karena mereka mengikuti perkataan Yesus dengan serius bahwa tentara akan menyerang dan apabila kalian melihatnya, keluarlah dari Yerusalem. Semua orang Kristen keluar sebelum tahun 70 tersebut. Beberapa akan dianggap layak untuk luput dari penghakiman akhir zaman, dan siapakah mereka itu?

Lukas 21:36 “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Mereka adalah orang-orang yang berjaga-jaga dan berdoa. Jangan menolak firman Tuhan. Akan ada orang orang yang luput, seakan mereka diambil dan di bawa ke hadapan Anak Manusia.
Jadi bukan sekedar orang-orang yang pergi ke gereja dan mengakui Yesus Tuhan. Sekali lagi dikatakan Berjaga-jaga dan berdoa, saudara membaca ini karena saudara melihat dan berjaga. Namun banyak juga orang yang berjaga-jaga tetapi tidak bisa bersahabat dengan orang-orang, mereka sakit hati dengan gereja, pendeta, pemimpin mereka atau yang lainnya dan akhirnya hanya berdoa sendiri. Kita bukanlah orang-orang Kristen “Rambo”, karena yang demikian tidak benar-benar berjaga-jaga dan berdoa serta tidak bisa berkumpul dengan yang lainnya, segera benahi itu. Jika tidak, maka saudara tidak akan luput dari segala yang akan terjadi atas dunia ini.

Kebangkitan rohani sedang terjadi. Menurut data yang ada, banyak sekali orang-orang muda Yahudi merayakan natal dan itu mengejutkan rabi-rabi Israel. Pst. Steve sendiri mempercayai bahwa 1 dari 5 orang muda Yahudi percaya bahwa Yesus adalah Anak Elohim.

Yesus berdiri bagi bangsa Yahudi d hadapan Romawi dan Yesus juga akan berdiri bagi kita di hadapan para penindas kita. Tahun 2018: hari yang dijadikan Tuhan dan kita akan bersorak sorai dan bersukacita oleh karenanya. Inilah mengapa Mazmur 118 berhubungan dengan tahun 2018, sering-sering bacalah.
Tahun 2018 adalah tahun yang membahagiakan, orang-orang Yahudi sekarang sedang bahagia di mana ibu kota mereka diakui. Segera sesuatu akan terjadi dan bait suci akan dibangun, kita harus bersukacita. Akhiri tahun ini dengan sukacita dan bukan dengan kesedihan karena tahun ini adalah tahun kemenangan saudara.

Dirangkum dan diterjemahkan oleh SuratTuhan.com

Related posts