Apakah Tanda Besar Wahyu 12 (23 September 2017) Sudah Selesai?

Kita sekarang sudah memasuki bulan Oktober di tahun 2017 dan sudah melewati tanggal 23 September di mana penggenapan Wahyu 12 terjadi.

Wahyu 12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Tidak sedikit yang memperkirakan bahwa pada tanggal 23 September 2017 kemarin adalah hari kiamat, atau hari di mana terjadinya Rapture….Namun semua itu tidak terjadi.

Sebelum kita melanjutkan, ingatkah saudara ada peristiwa apa saja yang sudah terjadi setelah tanggal 21 Agustus 2017 (Gerhana Matahari Total di Amerika)? Ya, kita melihat badai-badai yang beberapa kali menerpa Amerika(bahkan sampai sekarang-badai Nate), masalah Korea Utara, gempa besar di Meksiko dan yang baru saja terjadi di Amerika serta mengejutkan seluruh dunia – peristiwa penembakan secara brutal di Las Vegas yang menewaskan 59 orang dan tercatat sebagai peristiwa penembakan paling mematikan di Amerika.

Bahkan salah satu media berita USA Today mempertanyakan semua peristiwa yang terjadi secara beruntun tanpa kita duga ini:

https://www.usatoday.com/story/news/2017/10/03/storms-quakes-fires-korea-and-now-vegas-shooting-whats-next/725889001/

Dunia sekuler saja sudah mulai merasakan sesuatu yang tidak wajar, dan seharusnya anak-anak Tuhan harus sudah merasakannya dan lebih tahu dari mereka karena semuanya sudah tertulis di Alkitab.

Kalau dihitung 40 hari setelah tanggal 21 Agustus (dihitung mulai tanggal 22 Agustus) maka akan jatuh pada tanggal 30 September yang merupakan hari raya Yahudi Yom Kippur/Hari Perdamaian, kemudian tanggal 1 Oktober pada malam hari di Las vegas terjadilah peristiwa penembakan terburuk dalam sejarah Amerika.

Catatan: 40 hari, seperti waktu yang Tuhan berikan kepada Niniwe(Yunus 3:4).

Apakah peristiwa-peristiwa diatas merupakan kebetulan saja? Saya kira tidak. Di dalam Tuhan tidak ada suatu kebetulan belaka…

Mari sekarang kita masuk kepada pembahasan utama kita — apakah tanda besar di langit seperti yang tercatat dalam Wahyu 12, pada tanggal 23 September 2017 berhenti sampai di sini saja? Setelah diteliti ternyata tidak!

1. Pada tanggal 23 September 2017 – Penggenapan Wahyu 12:1

2. Wahyu 12: 3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

Terlepas dari tafisran yang lainnya, untuk saat ini kita fokus saja dulu dengan penjelasan kali ini (lihat gambar dan perhatikan Wahyu 12:3 bagian terakhir). Ya, seperti yang dilihat pada gambar, pada bagian atas rasi bintang Ophiucus dan Serpens (tepatnya di atas kepala ular) ada rasi bintang bernama Corona Borealis yang digambarkan sebagai mahkota dan uniknya rasi bintang ini terbentuk oleh 7 jajaran bintang.

Belum lagi ditambah dengan temuan beberapa waktu yang lalu mengenai gambar/penampakan seperti sosok naga di sekitar kaki rasi bintang Virgo yang ditutupi(seperti disensor) saat saudara menggunakan google sky (boleh dicek sendiri atau lihat gambar di bawah).

3. Wahyu 12: 4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

Sekali lagi, banyak sekali tafsiran mengenai ayat di atas tapi uniknya tanggal 7/8 Oktober 2017 kemarin ada hujan meter (Meteor Shower) Draconid. Disebut dengan nama Draconid karena berasal dari rasi/konstelasi bintang Draco (Dragon=Naga) dan rasi bintang ini tidak jauh dari rasi bintang Virgo dan Ophiucus [Lihat gambar di bawah]
Link berita meteor shower Draconid: https://www.space.com/38390-draconid-meteor-shower-guide.html

Dan hujan meteor yang terjadi bukan hanya ini saja, masih ada beberapa hujan meteor lainnya yang terjadi hingga bulan Desember. Tapi disebutkan bahwa puncaknya ada pada tanggal 20/21 Oktober 2017, dan setelah diteliti lebih lanjut ternyata pada tanggal tersebut merupakan tanggal terkahir pada bulan 7 penanggalan Yahudi yang juga disebut Rosh Chodesh. Seperti penjelasan pada gambar di bawah, parashah(taurat Mingguan) hari itu adalah Noach/Noah atau “Nuh” yang berarti “Rest” atau perhentian/istirahat.



4. Wahyu 12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

Saya yakin kebanyakan daripada saudara sudah banyak yang belajar dan setuju bahwa Anak laki-laki yang dimaksud dalam ayat di atas adalah kita (gereja Tuhan) dan itu adalah event/peristiwa Rapture(pengangkatan). Orang-orang Kudus yang terangkat(Raptured) akan ikut memerintah bersama Tuhan Yesus Kristus dalam kerajaan 1000 tahun damai dengan gada besi (bisa juga dibaca dalam Wahyu 2:26-27)

Catatan: Bila ingin mendengarkan/membaca lagi penjelasannya silahkan klik linkhttp://surattuhan.com/tanda-terbesar-akhir-zaman-di-tahun-yahudi-777-pst-steve-cioccolanti/

Berdasarkan Alkitab, Imamat 23:34-36,39 saat ini (tanggal 5-11 Oktober 2017) kita sedang berada dalam hari Raya Pondok Daun/Perayaan tabernakel/Sukkot.

34Katakanlah kepada orang Israel, begini: Pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu ada hari raya Pondok Daun bagi TUHAN tujuh hari lamanya. 35Pada hari yang pertama haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat. 36Tujuh hari lamanya kamu harus mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN, dan pada hari yang kedelapan kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Itulah hari raya perkumpulan, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.

39Akan tetapi pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu pada waktu mengumpulkan hasil tanahmu, kamu harus mengadakan perayaan bagi TUHAN tujuh hari lamanya; pada hari yang pertama haruslah ada perhentian penuh dan juga pada hari yang kedelapan harus ada perhentian penuh.”

Seperti yang disebut dalam Imamat 23:36b,39 – hari kedelapan harus ada perhentian penuh (suatu pertemuan kudus – pengudusan) dan itu jatuh pada tanggal 12/13 Oktober 2017. Uniknya di sini adalah pada tanggal 13/14 Oktober 2017 Planet Jupiter benar-benar tepat keluar dari rasi bintang Virgo (lihat gambar di bawah)

(tergantung lokasi – kita yang di indonesia jatuh pada tgl 14 Oktober)

Apakah ini hari dimana sang “Anak” dalam Wahyu 12:5 benar-benar sudah lahir??

Jika dilihat dari semua persitiwa dan kecocokan luar biasa yang barusan kita bahas di atas, maka memang ada kemungkinan demikian. Lalu apakah itu juga hari terjadinya Rapture/pengangkatan? Tidak ada yang tahu secara pasti…dan yang harusnya menjadi pertanyaan adalah siapkah kita menyongsong Sang Mempelai Pria? Apakah kita sudah mengasihi satu sama yang lain dan mengampuni yang bersalah kepada kita? Benarkan diri kita siap untuk masuk dalam Perjamuan Kawin Anak Domba?

Persiapkanlah diri kita dengan baik, saudara-saudara. Tidak ada yang tahu kapan waktunya, hari demi hari dunia makin gelap dan kasih manusia bertambah dingin, ke depan tidak akan bertambah baik. Apa yang tertulis dalam alkitab pasti akan terjadi, mari kita saling mengingatkan dan jangan lengah!

Di sini saya hanya meneliti, memberikan informasi dan update sambil mecocokkan-nya dengan Alkitab. Selebihnya silahkan saudara renungkan sendiri sambil berdoa.

Sebenarnya masih banyak sekali orang-orang lain yang melakukan penelitian lebih dalam lagi, namun saya tidak bisa membahasnya satu per satu. Bila saudara tertarik untuk meneliti dan mendengarkan sendiri beberapa dari mereka silahkan dilihat dan didengarkan video-video di bawah ini:

Related posts