Apakah Ken Peters Melihat Masa Kesusahan (Tribulasi)? – Steve Cioccolanti

Dalam video kali ini Pst. Steve Cioccolanti membahas penglihatan yang diterima oleh seseorang bernama Ken Peters.

Siapakah Ken Peters ini? Pada tahun 1980, Ken Peters mendapatkan suatu penglihatan yang membuat dirinya ketakutan dan kebingungan. Pada saat itu, Ken Peters adalah seorang katolik yang tidak tahu sama sekali mengenai akhir zaman dan belum lahir baru. Sekitar 2 minggu setelah mendapatkan penglihatan tersebut Ken Peters bertobat dan menerima Tuhan Yesus sebagai juruselamatnya. Ken Peters bersaksi di muka umum pada tahun 2005 dalam suatu forum/persekutuan bernama ‘Prophecy Club‘.

Sebelum kita masuk ke dalam pembahasan penglihatan Ken Peters, mungkin ada pertanyaan : Bagaimana kita bisa tahu kebenaran penglihatan tersebut?

1. Apapun yang dikatakan orang tersebut /kesaksian orang tersebut tidak boleh bertentangan dengan alkitab. Namun dalam kasus ini banyak sekali orang yang mengatakan “itu tidak ada di dalam alkitab, maka ini tidaklah benar”. Tunggu dulu, sekarang kita ambil contoh: tidak ada disebutkan dalam alkitab bahwa kita harus memiliki surat izin mengemudi(SIM), tapi memiliki SIM juga tidak bertentangan dengan alkitab, bukan? Tidak apa-apa jika kita ingin memiliki SIM agar secara legal kita boleh mengendarai kendaraan di jalan raya. Sekali lagi ini tidak ada dalam alkitab, tetapi melakukan hal ini termasuk mentaati peraturan hukum dan pemerintahan yang ada. Menurut Pst. Steve penglihatan Ken Peters yang akan kita bahas nanti tidak ada masalah dengan alkitab / sejalan dengan alkitab

2. Lihatlah ketepatan prediksinya. Inilah yang akan segera kita bahas dan akan dijelaskan oleh Pst. Steve untuk mengetahui, apakah penglihatan ini akurat atau tidak…mari kita bahas.

– Ken Peters mendapatkan mimpi yang terasa sangat-sangat nyata dan dimulai dengan terdengarnya suara yang sangat-sangat keras seperti suara “klakson mobil”. Kita bisa melihat bagaimana Ken Peters menjelaskannya dengan istilah biasa dan tidak memakai istilah yang sekarang kita pakai seperti, shofar atau sangkakala. Karena saat itu ia tidak tahu apa-apa tentang akhir zaman, dll.

– Kemudian setelah itu, Ken Peters melihat kubur yang terbuka – seperti ada ledakan kecil, debu-debu bertebaran dan ia melihat yang satu terangkat dan yang lain tetap di sana seperti tidak terjadi apa-apa. Ken Peters melihat banyak kubur terbuka di sana-sini tanpa adanya pola tertentu.

– Setelah kubur terbuka, Ken Peters melihat orang-orang keluar dari kubur dengan jubah yang terang. Ia bersaksi bahwa semuanya memiliki jubah dan sinarnya lebih terang dari matahari. Orang-orang tersebut terlihat muda, tetapi dewasa. Walaupun yang pria mengenakan jubah, mereka terlihat sangat maskulin dan yang perempuan terlihat sangat feminin.

– Ken Peters melihat jutaan orang menghilang secara instan/cepat.

Apa yang dilihat oleh Ken peters sudah pasti itu adalah kebangkitan tubuh orang-orang mati sebelum masa kesusahan atau tribulasi, tetapi Ken Peters bersaksi bahwa ia tidak melihat adanya pengangkatan orang-orang kudus yang masih hidup. Mengenai hal ini, kita tidak bisa langsung mengambil keputusan bahwa ternyata rapture/pengangkatan tidak terjadi sebelum masa tribulasi, tidak…Bisa ada banyak alasan dan bisa saja informasi ini terlalu banyak bagi Ken Peters saat itu sehingga ia tidak mengerti atau melewatkannya ataupun tidak diungkap dalam mimpinya…banyak sekali alasan, tetapi yang pasti adalah ia melihat kebangkitan orang mati sebelum masa tribulasi.

NAMUN DEMIKIAN…

Mari kita lihat dan bahas sekarang apakah yang dilihat Ken Peters ini alkitabiah?
Dalam 1 Tesalonika 4:16-17 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

 

Menurut Pst. Steve, Ini menjawab dengan pasti kapan rapture/pengangkatan terjadi. Ini bukan berarti khusus untuk pre-tribulation rapture saja, Pst. Steve mengatakan bahwa mid dan post-trib rapture memiliki pengangkatan/rapture sendiri.

– Tetapi sudah jelas ini adalah bukti adanya pre-tribulation Rapture (Pengangkatan sebelum masa kesusahan/tribulasi), karena sudah dikatakan di alkitab bahwa pengangkatan orang-orang kudus yang masih hidup terjadi bersamaan dengan kebangkitan tubuh (1 Tes 4:17).

Apabila Pengangkatan/rapture orang-orang kudus yang masih hidup ini terpisah dari kebangkitan orang-orang mati pasti sudah dikatakan terlebih dahulu dalam alkitab. Lalu bagaimana kita akan bersama-sama dengan mereka yang dibangkitkan dari kubur apabila jaraknya terpisah selama 3 tahun, 7 tahun atau bahkan lebih lama dari itu?? Tidak bisa. Jadi mimpi yang diterima Ken Peters ini benar, yaitu adanya kebangkitan tubuh orang-orang mati sebelum masa kesusahan/tribulasi dan pengangkatan bagi yang masih hidup akan menyusul dan bersama-sama menyongsong Tuhan di angkasa (karena alkitab mengatakan demikian).

Jika kita gali kesaksian Ken Peters lebih dalam maka akan ditemukan bukti-bukti lain mengenai adanya pre-tribulation rapture. Biasanya orang yang mendapatkan pewahyuan, orang tersebut(bahkan nabi sekalipun) tidak mengerti sepenuhnya akan pewahyuan itu. Hal ini mengajarkan kita bahwa itu bukanlah suatu penglihatan yang salah/buruk namun sebaliknya ini mengingatkan bahwa kita hanyalah manusia dengan keterbatasannya. Juga merupakan fakta bahwa setiap orang bebas mengungkapan pendapatnya atau tafsirannya sendiri-sendiri. Kita selalu berusaha mencocokkan-nya dengan alkitab sebisa mungkin namun tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing.

– Mungkin saja, waktu itu Ken Peters tidak terlalu yakin akan pre-tribulation rapture(Pengangkatan sebelum masa tribulasi). Namun demikian, ia terus memberikan rincian yang menegaskan adanya ‘pre-trib rapture’. Ken Peters melihat hal yang tidak biasa, yaitu ia tidak melihat adanya anak-anak yang berumur di atas 2 tahun (dengan kata lain, ia hanya melihat bayi berumur 0-2 tahun saja di masa itu).

Pasti muncul pertanyaan, bagaimana bisa ada bayi-bayi di masa kesusahan itu?? Berikut penjelasan Pst. Steve Cioccolanti:

**Pertama, di sini membuktikan bahwa orang-orang kudus dan anak-anak di bawah umur (yang masih belum bisa dianggap bertanggung jawab atas dirinya), sudah terangkat(Rapture). Bayi-bayi berumur 0-2 tahun yang dilihat oleh Ken Peters adalah bayi-bayi yang lahir setelah pengangkatan terjadi, kita perlu tahu setidaknya masa kesusahan tersebut berlangsung selama 3,5 tahun.

***Teori saya pribadi: bayi-bayi yang masih dalam kandungan pada saat pengangkatan terjadi, bisa saja tiba-tiba hilang terangkat, dengan demikian bayi-bayi akan lahir kembali (setidaknya setahun) setelah pengangkatan/rapture terjadi. Mungkin itulah mengapa Ken Peters hanya melihat bayi-bayi yang berumur tidak lebih dari 2 tahun. Dalam Matius 24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu. Menurut pendapat saya pribadi ayat ini memiliki 2 makna:
1. Bayi yang sedang dikandung atau disusui tiba-tiba diangkat dan hilang (anggap dalam kasus ini sang ibu tidak terangkat, dan akhirnya menjadi aib dan penderitaan bagi sang ibu)

atau

2. Yang dimaksud adalah orang-orang yang mengandung dan menyusui pada masa susah setelah pengangkatan/rapture terjadi, mari kita lanjutkan penjelasan Pst. Steve.

Pada masa kesusahan setelah pengangkatan, garam dan terang dunia – yaitu orang-orang kudus-Nya sudah tidak ada di bumi maka dari itu banyak bayi-bayi yang lahir yang akan dibuang, itulah mengapa Ken Peters juga melihat banyak bayi yang dibuang di mana-mana. Bahkan hari-hari saja marak sekali aborsi, apalagi nanti setelah pengangkatan…

– Ken Peters juga melihat tidak adanya penolakan terhadap anti-kris. Sebenarnya Ken Peters tidak menggunakan istilah “antikris”, karena saat itu ia bukanlah orang teologi dan tidak tahu menau tentang akhir zaman. Tetapi Ken Peters mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang melawan penguasa di dunia saat itu, yang mana secara tidak langsung menyatakan hilangnya/berkurangnya populasi orang-orang kudus (dengan kata lain, orang-orang Kristen yang tertinggal adalah mereka yang tidak dewasa rohani).

Lalu apakah penglihatan ini bisa dikatakan benar-benar bersifat “prediksi”(ada kemungkinan besar pasti terjadi)?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kesaksian Ken Peters tidak berlawanan dengan alkitab (terutama mengenai  kebangkitan tubuh yang dilihatnya) dan untuk menjawab pertanyaan di atas mari kita lanjutkan kesaksian Ken Peters:

– Dia juga melihat adanya layar besar di  tengah-tengah kota. Pada tahun 1980 tidak ada teknologi seperti sekarang ini, tapi Ken Peters melihat masa depan dalam mimpinya. Lihat gambar di bawah ini, yang menunjukkan masa atau waktu di mana kita sedang berada sekarang.


Ken Peters mengatakan bahwa teknologi ini akan digunakan oleh mereka (antikris).

– Dia juga mengatakan bahwa ia melihat TV akan digunakan untuk mengawasi kita. Bahkan pada tahun 1992, TV sudah bisa mengawasi kita, apalagi sekarang…di mana banyak TV yang berkamera.
Pada tahun 1990-an, Ken Peters sempat bertanya kepada temannya yang merupakan seorang teknisi elektronik dan orang ini mengatakan bahwa setiap barang elektronik selalu bekerja 2 arah :
bisa dinyalakan (turn on) – bisa dimatikan (turn off), mobil bisa maju – juga bisa mundur, dan TV bisa menerima sinyal – juga bisa memberikan sinyal.

– Berikutnya, Ken Peters juga melihat mobil Humvee dengan senjata yang ada di bagian belakang mobil. Pada tahun 1980 ia melihat mobil ini yang mana pada saat itu mobil Humvee belum ada. Dalam mimpinya, mobil-mobil ini dikendarai di jalan-jalan dan bahkan menariknya Ken Peters mengatakan mereka tidaklah jahat.

– Ken Peters melihat mobil polisi yang di dalamnya memiliki suatu konsol yang mirip dengan konsol di kokpit pesawat dan ada suatu benda dengan layar. Sekarang lihatlah gambar di bawah ini, yang menunjukkan isi mobil polisi sekarang. Laptop di dalam mobil polisi ini digunakan untuk mencari data kita dan akan semakin memburuk di masa kesusahan (tribulasi).

– Ken Peters juga melihat ada suatu kamera berbentuk oval yang digantung di lampu-lampu jalan. Sekarang sudah ada di mana-mana.

Sekarang, semua kemanan yang diberikan oleh pemerintah di seluruh dunia ini bertujuan untuk kebaikan kita dengan alasan memberikan keamanan kepada kita, namun semuanya nanti akan berbalik melawan orang-orang yang tertinggal setelah pengangkatan terjadi (pada masa kesusahan/tribulasi).

Sekarang bukanlah waktunya untuk bermain-main, setelah membaca dan memahami penjelasan di atas -kita sekrang tahu bahwa kita memang sudah di penghujung akhir zaman, bahkan banyak penggenapan firman yang terjadi namun tidak kita sadari. Inilah waktunya bagi kita untuk bertobat dan sungguh-sungguh mengenal Tuhan, dan bagi pembaca yang belum mengenal Tuhan Yesus dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat janganlah menunda, sekaranglah waktunya…menunda hingga besok bisa saja akan terlalu terlambat. Tuhan Yesus memberkati.

Related posts